--> Skip to main content

Analisa Usaha Sate Kambing, Dari Risiko Sampai Trik Jualan Sate Yang Benar

Kreasindo.id - Analisa usaha sate kambing yang dibuat dengan konsep warung ataupun keliling sudah sepantasnya diketahui oleh semua calon pengusaha baru. Dengan membaca proposal usaha sate kambing, Anda bisa mulai mengumpulkan modal dan mencicil peralatan-peralatan yang dibutuhkan. Mengetahui modal ini penting, karena Anda bisa memperhitungkan apakah uang yang dimiliki cocok untuk usaha sate kambing atau tidak.


Selain itu, analisa usaha sate kambing juga akan memberitahu Anda berapa jumlah keuntungan yang bisa didapat. Sehingga, lamanya balik modal bisa diprediksi. Apakah itu dalam 2 bulan, 3 bulan dan lain sebagainya.

Selain hal-hal mendasar diatas, saya juga akan membahas apa saja risiko dan trik jualan sate agar laris manis. Bagaimana, merasa penasaran? Tanpa panjang lebar lagi langsung saja disimak ulasannya berikut.

Perhitungan Modal Bisnis Sate Kambing


•    Gerobak sate: Rp. 3.500.000
•    Meja dan kursi: Rp. 500.000
•    Peralatan masak: Rp. 500.000
•    Peralatan makan: Rp. 200.000

Total biaya peralatan: Rp. 4.700.000

Pilih Mana, Konsep Jualan Sate Kambing Keliling Atau Dijadikan Warung?

Perencanaan bisnis sate kambing yang pertama harus ditentukan adalah lapak jualan Anda. Apakah dibuat konsep warung atau dijual dengan gerobak keliling. Simak penjelasan singkat dibawah ini. 

Jika memilih berjualan sate kambing keliling, maka modal awal diatas bisa ditekan lagi. Konsep jualan sate seperti ini lebih hemat budget, karena Anda hanya membutuhkan gerobak sate dorong atau gerobak sate pakai motor.

Biaya operasional lain seperti sewa tempat per bulan, listrik, peralatan masak, meja dan kursi bisa dihilangkan. Selain itu, peralatan makan yang dibutuhkan juga sedikit, karena jualan sate kambing keliling biasa dibungkus.

Namun, semua kembali lagi pada modal yang Anda miliki. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Jika Anda memilih konsep warung, maka biaya yang dikeluarkan lebih besar, namun dengan potensi mendapatkan konsumen yang cukup bagus. Apalagi jika warung sate kambing Anda berada di kawasan strategis, tidak membutuhkan waktu lama maka lapak Anda akan diburu oleh konsumen.

Sedangkan konsep jualan sate keliling, modalnya lebih sedikit, namun potensi mendapatkan konsumen yang lebih sulit. Karena Anda harus berkeliling dari rumah ke rumah, sedangkan Anda tidak tahu mana orang yang sedang ingin membeli sate.

Namun jangan khawatir, seiring berjalannya waktu Anda juga bisa mengetahui mana kawasan yang berpotensi menghasilkan konsumen mana yang kurang berpotensi.

Analisan Usaha Sate Kambing Keliling

Modal:

•    Daging Kambing: Rp. 150.000 x 30 = Rp. 4.500.000
•    Beras dan berbagai macam bumbu: Rp. 100.000 x 30 = Rp. 3.000.000
•    Transportasi: Rp. 300.000

Total : Rp. 7.800.000

Pendapatan:

•    Sate kambing: 15 x Rp. 10.000 per porsi x 30 = Rp. 4.500.000
•    Lontong: 15 x 1.500 x 30 = Rp. 675.000
•    Sup kambing: 20 x Rp. 7.000 per porsi x 30 = Rp. 4.200.000
•    Nasi: 25 x Rp. 2.000 x 50 = Rp. 1.500.000

Total pendapatan: Rp. 10.875.000

Keuntungan usaha sate kambing keliling per bulan: Rp. 3.075.000

Risiko Dan Trik Jualan Sate Kambing

Sudah menjadi kewajaran apabila setiap bisnis pasti memiliki risiko. Kalau usaha sate kambing, resikonya adalah jumlah pesaing yang sudah sangat banyak. Hampir disetiap jalan Anda bisa dengan mudah melihat jajaran warung sate.

Supaya lapak sate kambing Anda bisa bersaing dengan kompetitor, pastikan Anda selalu memperhatikan kebersihan tempat, kebersihan peralatan makanan dan kualitas rasa sate kambing yang dijual. Jika memilih konsep warung, jangan lupa memilih tempat yang strategis.

Melakukan promosi juga jangan sampai dilewatkan, karena ini sangatlah penting bagi perkembangan bisnis Anda.

Demikianlah ulasan singkat mengenai analisa usaha sate kambing. Semoga apa yang sudah saya sampaikan diatas bisa bermanfaat untuk Anda semua.

Lihat Juga Daftar Harga: Gerobak Besi